Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Jumat, 30 Desember 2011

35,65

Ha? apaan nih? judulnya kok ndak jelas gitu? Hahaha post kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya, yang lumayan lah jadi pelajaran cukup berharga dalam hidup nanti. Kejadian ini terjadi satu tahun l`lu dan saya lupa kapan lebih tepatnya. Penasaran? Kita simak aja ya

Saya awali cerita ini dari saatsaat sebelum UNAS. Semua berjalan sedikit menegangkan namun biasa aja. Sebelumnya pribadi saya yang jarang banget nyentuh buku, sekarang seakan menjadi teman dekatku tiap malam dan shubuh hari. Membolakbalik tiap halaman, menyapu habis semua bacaan. Sedikit kupahami dari tiaptiapnya, namun terus berusaha bacabaca dan baca, cobacoba dan coba. PIB selepas pulang sekolahpun tak pernah lupa, terus datangi walau kadang terasa kantuk dan malas menghampiri. Istighosah tiap Jum'at dan les pripate tiap hari tak terhindarkan dan memang begitulah. Soal UNAS terdahulu dari tahun 1995 (kalo ndak salah) ampe 2010 dari guru pripate pun terus menggembleng. Terasa berat? memang, tapi semua itu untuk kebaikanku. Semua kujalani dengan ikhlas kulakukan untuk mendapatkan apa yang ku targetkan yakni nilai UNAS ku bisa 39.00

Ora Et Labora, sambil menyelam minum air Belajar sambil berdoa (kalo ndak salah). Hari yang kunantipun sudah semakin dekat, makin tak sabar untuk berperang dan mempertaruhkan masa depan. Pelampiasan semua yang telah kupelajari. Pertama adalah Bahasa Indonesia, hmmm bahasa yang kita pake seharihari, alat komunikasi namun, kenapa masi sedikit kutemukan kesulilatn. Pede terus menyelimuti, dan jawaban yang tak kumengerti langsung gunakan jurus Kirologi (ilmu kirakira). Hari kedua yakni IPA hmmm, mulai mualmual liat soal Fisika yang hanya barisan huruf dan angka. Biologi? Alhamdulillah lancarlancar aja. Hari ketiga yakni Bahasa Inggris, hahahaha dalam hati berkata Its Time to Action (weeeiits pada ngerti artinya ndak?). Kepercayaan diri meningkat hingga 101% dan hari itu berakhir dengan senyuman. Senyum yang berlanjut dari hari ketiga tibatiba berubah menjadi suram dan badai petir menyambut pelajaran terakhir matematika. Memegang soal dan membukanya membutuhkan suatu kekuatan yang amat besar (lebayyy). Ternyata Allah memberi kemudahan dalam ngarang mengerjakan, coret sana coret sini. Soal matematika itu seakan menjadi penutup perjuanganku dan perjalanan pulang ku menjadi plongg. *fiuhhhhh

Kujalani hari setelah UNAS dengan tiada tenang, senang, takut, ragu, dan tak luput prasaan dagdigdug di dada. Terus berdoa karena tiada lagi yang bisa kulakukan. Selalu terselip untuk diterima dan dapat bersekolah di Sidoarjo, karena lamalama bosen juga di Poring (baca : Porong). Sekolahnya juga kalo bisa sih RSBI atau SBI. Kucoba tes di SMANISDA (SMA Negeri 1 Sidoarjo) yang menurutku sekolah keren. Hahaha ntah kenapa timing tesnya pas banget, pas banget rasanyaaaaa. Semua tementemen pada rekreasi ke Bali lah saya dan kawankawan yang daftar di sana malah berurusan dengan soalsoal lagi, serasa UNAS kedua. Alhamdulillah lancar... Psikotesnya doang.

Hari itu ntah hari apa, saya lupa (pelupa stadium akhir). Saya sedang enakenak maen komputer, tibatiba hapeku yang dalam keadaan silent berdering (lho?). Kuterima ternyata dari guruku TIK kesayangan dan memberi inpormasi soal danem.

D : halo bu ada apa?
Guru TIK (GT) : danemnya udah keluar dan tadi sempat liat di ruang guru
D : ha? aku berapa bu?
GT : cuman 35,65
D : wihh mayan tuh bu
GT : hehehe tapi yang lain 36-38
D : ha???

Puas? Alhamdulillah puas, mencoba untuk mensyukuri apa yang telah diberikan-Nya. Pertama memang kecewa, namun aku yakin semuanya akan indah pada waktunya. Allah telah memberi sebuah jalan istimewa untuk ku kelak. So, Usahaku, Doaku, Harapku semua berakhir dengan 35,65

*cerita dikutip dari tugas bahasa Indonesia ku :) hahaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;