Baru saja aku mem-posting tentang IPA. Ya IPA memang genre, nggak semua orang bisa memainkannya. Sama halnya sebuah musik. Belum tentu orang yang bisa main musik genre Jazz bisa main genre musik yang lainnya sebaik dia memainkan musik Jazz. (Pengecualian bagi para profesional yang bisa main semuanya itupun dengan proses yang panjang)
Mungkin bagi yang profesional di sekolah. Dia mampu menguasai tiga jurusan sekaligus. IPA, IPS, Bahasa. Dan dia juga melalui proses yang sangat panjang. Mungkin tidak naik kelas selama 10 tahun. Penjurusan memang begitu, setiap murid mulai dibedakan secara kemampuan. Bagi yang hidupnya ingin santai dan cenderung menyenangkan, silahkan masuk IPS. Bukannya meremehkan, tapi teman-teman dari warga IPS juga banyak yang mengatakan kalau jurusan ini santai. Bagi yang ingin sekolah berasa private dan muridnya sedikit, silahkan masuk Bahasa. Dan... bagi kalian yang merasa cukup bernyali, dan kebetulan kalian gak ada pekerjaan, juga ingin merasakan sensasi yang luar biasa. Silahkan masuk IPA.
Dalam postingan ini, mungkin jika ada pelajar yang kebetulan IPS. Harap membaca dengan pikiran yang terbuka. Tak ada maksud untuk membandingkan ataupun merendahkan sama sekali. Ini hanya perspektif ku dari seorang pelajar IPA dan juga cerita teman-teman IPS. Hehe
IPA dan IPS


- Follow Dann on Twitter!
- "Join Dann on Facebook!
- RSS
Contact