Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Sabtu, 04 Agustus 2012

Inilah Suka-Sayang-Cinta ver. Danny

Sebelumnya, Bismillah dulu hya... Bismillahirohmanirohim

ini post tentang pemikiranku terhadap tiga hal luar biasa, ya Suka-Sayang-Cinta


Semua orang pasti pernah merasakan tiga hal tersebut. Apalagi bagi para remaja-remaja sekarang ini. Suka-Sayang-Cinta rasanya bisa mendominasi seluruh hari dan pikiran mereka. Ya walaupun gak semuanya sih.

Bukti nyata aja deh. Tulisan atau potingan di blog ku ini dulunya cenderung have fun, ringan, enak dibaca. Itu sih menurutku. Tapi begitu negara api menyerang aku bandingkan sama postingan-postingan terakhir, disaat aku udah mengenal Suka-Sayang-Cinta wuaahhh semuanya seperti berubah 180 derajat.

Hmm ternyata memang Suka-Sayang-Cinta juga mampu merubah seseorang. Sebelumnya Suka-Sayang-Cinta nya disingkat aja ya, jadi SSC. Lah kalau gini kan lebih enak.

SSC ini tiga rasa yang amat mulia nan indah ya. Tiga rasa pula yang bisa mempersatukan dua hati mahluk berbeda, ya mahluk bernama laki-laki dan mahluk bernama perempuan. Keduanya memang berbeda bukan?

Mahluk bernama laki-laki yang cenderung hanya berpikir dengan logika, penuh dengan hal-hal yang rasional. Tapi bukan berarti kalau laki-laki itu tak punya perasaan, mereka punya. Namun ya begitu, tidak seperti perasaan yang dimiliki seorang perempuan. Hmm lebih lengkapnya coba tanyakan pada rumput yang bergoyang Google saja, beliau lebih tau (haha maklum Google sudah tua jadi perlu dihormati)

Perempuan, mahluk yang begitu spesial dan memang luar biasa adanya. Jelas saja perempuan ini luar biasa karena... karena... karena apa ya?

Hmm sungguh tak bisa dijelaskan, karena aku memang tak tau apa yang mau aku jelaskan.

Disinilah hebatnya, bagaimana bisa dua mahluk yang sangat berbeda diatas dapat disatukan? 

Itu karena adanya tiga hal tersebut, ya SSC. Sungguh, SSC merupakan anugerah yang amat sangat luar biasa dari Sang Kuasa. Dari Dzat yang Maha Penyayang.

Diberikannya sebuah rasa itu untuk melengkapi hari-hari kita. Sama halnya seperti garam. Tentu tanpa garam setiap masakan kita tak akan terasa gurih.

Tapi sayang, banyak yang salah mengartikan tiga rasa yang mulia itu. Terutama dalam hal Sayang dan Cinta.

Sayang dan Cinta identik dengan sebuah rasa dan akhirnya merujuk pada pacaran. Itu pandangan secara umum. Mereka beranggapan kalau udah Sayang dan Cinta jadi ditembak aja. Entah bagaimana bisa kaya gini, cuman di Indonesia yang perempuannya banyak ditembak tapi tetep gak ada yang mati. Wuhh sakti #apasih

Apalagi aku sebagai pemuda Islam, ya walaupun baru belajar sih. Iya aku ini mu'alaf #ngaco

Setelah ada jalinan kasih, rajutan perasaan Sayang dan Cinta. Tak jarang banyak remaja yang memutuskan untuk pacaran. Memang sudah jelas dan banyak remaja yang saat ditanya demikian...

"Apa sih manfaatnya pacaran itu?"

Mereka bisa memberikan 1001 ditambah 2415 dikali 12 dibagi 4. Intinya banyak alasan! Lah gini aja kok repot.

Tapi kalau menurut sebuah selembaran yang aku baca, hasilnya demikian...

"Sebenernya, pacaran yang memiliki manfaat itu ibarat mencari makan ditumpukan sampah"

Maksudnya sekalipun ada, tentu lebih banyak mudharat atau kerugiannya.

Sangat buanyaaaaakkk yang mencemari kesucian Cintanya dengan nafsu semata. Love with Lust just a Dust!

Sayang dan Cinta, digunakan sebagai alasan untuk senantiasa berdua-berdua dalam sepi. Saling menatap penuh harap. Bergandengan tangan. Menemani dalam tangis, dan memeluk dalam dingin. Ya semua itu sah-sah aja dalam Islam, dengan syarat kalau udah nikah!

Mungkin awalnya cuman sekedar memandang satu sama lain. Merasakan sesuatu yang luar biasa saat melihat orang yang kita Sayangi dan Cintai juga menatap kearah kita. Tiba-tiba tergoreslah sebuah senyuman diantara keduanya. *mulai membayangkan*

Dari sekedar menatap lalu mulai memberanikan diri, mulai bergandengan tangan. Sebuah lambang suatu kedekatan dan rasa sayang. Seakan tak mau melepaskan.

Sudah mulai saling percaya diantara keduanya. Mulai muncul berbagai hal-hal yang lain. Semua itu mereka katakan berdasarkan pada rasa sayang.

Semua itu pilihan kawan... bagaimana kita mengarahkan perasaan yang indah itu. 

Lanjut baca ke post berikutnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;