Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Selasa, 09 April 2013

The Musician, Nafi

Sudah lama juga aku nggak ngepost sesuatu disini, terakhir ngepost tanggal 26 Maret, dan sekarang tanggal 9 April. Wew, it has been a long time. Selalu ada aja musuh yang namanya males, terlalu banyak EXCUSE, sama expect to be PERFECT. Semuanya sangat menganggu. Yaudahlah dalam tiap hal pasti selalu ada yang namanya hambatan.

Nggak usah terlalu lama. Kali ini aku ingin melanjutkan postingan tentang people inside. Temen-temen kelas ku masih kurang 32 lagi. Fiuh. Itupun aku nggak kehitung. Kalau aku ikut dihitung berarti kurang 33. Yaelah banyak amat.

Langsung aja lah, kali ini aku akan menceritkan tentang salah seorang teman. Yup sama seperti judul diatas. He is musician. Yang namanya suatu kelas, nggak lengkap rasanya kalau nggak ada anak band-band-an nya. Ya kan? Admit it. Usually every class has their own band member. Dan dia adalah...

Nafi... <<< kenapa hitam, biar ada kesan anak band-band-an METAL gitu lho. Biasanya kan identik sama warna hitam. Tapi kulit dia juga sedikit hitam sih, ehm, nevermind. Hmm orang yang ngelayat juga hitam.


Nama lengkapnya Rahman Nafi. Lahir dan besar di... entahlah aku kurang begitu tau. Kenapa aku tiba-tiba mem-posting tentang dia? Karena baru beberapa hari yang lalu dia cerita banyak tentang dirinya. Yah jadi daripada apa yang ia ceritakan sia-sia mendingan diabadikan disini aja lah.

Dia adalah sesosok laki-laki dengan tubuh yang tidak begitu tinggi, kulitnya sedikit hitam ya nggak hitam-hitam amat sih. Kalau dibandingin sama areng sih masih putihan dia. Rambut yang ia miliki hampir sama dengan rambut yang dimiliki oleh salah seorang penyanyi terkenal yang datang jauh-jauh dari planet lain. Iya Bruno Mars. Tapi itu sih menurutku sih, kalau kata dia sih katanya dia lebih mirip sama Kim Jong Un. Hadeuh, sudahlah bicara ngawurnya.

Nafi sesosok pribadi yang penyayang, dia laki-laki yang setia, kenapa aku bisa tau? Ya karena aku pacarnya. Ya enggak lah. Hmm bukannya pada dasarnya laki-laki itu setia pada pasangannya ya? Yaaaa setia selama dia belum menemukan perempuan yang lebih baik. *kabur*

Diduga ia memiliki sebuah hubungan dengan pacarnya. Oh God Why!!! Yaiyalah Dann, be serious please. Ia sepertinya sudah pacar, tapi nggak tau lagi sih. Aku kurang peka terhadap hal-hal seperti itu. Pas aku cek di bio twitter-nya nggak ada nama perempuan atau inisial huruf tuh. Tapi aku sempat melihat dia MMM (Mention-Mention Mesra) sama cewek, kabarnya teman SMPnya dulu. Bicara soal twitter dikit, bukannya sekarang untuk tau dia pacaran atau nggak kan cukup liat bio twitternya. Dasar aneh! Nulis pacar kok di bio nulis pacar itu di LOCATION!

Yuk bahas yang lain tentang dirinya, let's talk about him as a Musician. Nafi adalah salah seorang personel Cherrybelle band yang mungkin sudah cukup terkenal di daerahnya, Sidoarjo. Hampir setiap temanku yang kebetulan suka akan band-band scream yang suaranya kaya orang-yang-teriak-dengan-riak-yang-belum-dibuang tau semua tentang band-nya si Nafi ini. Pas aku denger lagunya, eh aku belum kasih tau nama band-nya? Nama band-nya itu Blood Party. Iya Pesta Darah, Darah the Virgin. Hehe. Sebelumnya mungkin ada yang tau band Blood Party? Kalau tau yaudah sih. Oh iya balik lagi, pas aku denger lagunya yang judulnya Hamil Duluan Feel My Sadness. Lumayan kok buat didengerin, tapi ya gitu sepertinya hanya orang-orang tertentu yang bisa ngikutin nyanyi, isinya cuman teriak-teriak doang bung! Setelah aku ndengerin lagu itu, sukses kupingku dibuat tuli sementara karena volume headset yang keras dengan musik yang beringas. Lagu yang scream-scream dan teriak-teriak kaya begitu cocoknya emang buat headbang. Tau headbang kan? Teori asal mula semesta itu lho. Hmm maaf bercenda, itu Big Bang. Pokoknya urusan scream-scream aku kurang tau, dan kurang mengerti. Yang aku tau cuman Ice Scream. Sudah jelas?

Aku nggak pernah tau dia tampil dengan band Blood Party-nya. Yang aku pernah liat adalah saat dia bermain dengan band-nya yang lain. Schuldiggen. Untuk urusan nama kali ini, aku nggak tau artinya Schuldiggen itu apa, yang jelas artinya bukan "Jangan Buang Sampah Sembarangan".

Saat aku melihat dia tampil, aku selalu kecewa akan setiap performance nya. Dia nggak pernah nyanyi. Iya dia Gitaris.

Saat dia tampil diatas panggung, dia bagaikan ksatria bergitar dan bergetar. Berhubung band-nya dia alirannya itu Muhammadiyah sedikit rock dan juga nge-pop, mungkin lebih tepatnya karena semua personelnya dari SMA yang sama dan islami, genre-nya mungkin Rock-Syariah. Lanjut! Tak jarang saat dia tampil, alunan keras dan tegas dari genjrengan gitar, hentakan drum, ditambah dengan bass dan keyboard komputer (Ehm bukan! Keyboard alat musik kok) membuat perpaduan yang keren. Pokoknya semua alat musik itu menghasilkan sebuah irama yang keren dan bisa dibuat angguk-angguklah. Keren! Aku jadi ingat saat dia tampil dalam acara yang sangat bergengsi, DetCon12. Dia sangat menly dengan gitarnya, angguk kepala dengan rambut terkibas layaknya mbak-mbaknya iklan Shampoo. Dan saat itu aku dari kejauhan mengibarkan bendara Slank. *terharu* *elap air mata*

Ya begitulah ceritanya tentang kehidupan musiknya dia.

Mari menceritakan apa yang kapan lalu ia ceritakan kepada ku. Ia bercerita sedikit tentang hidupnya. Hidupnya yang yaaaaa bisa dibilang tidak seberuntung kawan-kawan yang lain. Sama seperti apa yang dirasakan oleh seorang anak yang memiliki orang tua dengan simbol S di dadanya, bukan untuk lambang Superman, tapi SIBUK. Iya orang tuanya sibuk, dia ceritakan tentang hal itu, di suasana dinginnya AC kelas yang entah keajaiban macam apa tiba-tiba AC kelas bisa sedingin itu.

Dia bukan seorang broken home. Rumahnya masih bagus-bagus aja kok. (Lah bukan itu Dann!) Kedua orang tuanya masih ada, tapi mungkin nggak selalu ada. Tapi entah kenapa, selalu saja anak yang keadaan keluarganya tidak sehangat teh pagi di meja makan selalu terlihat sedikit lebih dewasa dan jauh lebih mandiri. Hebat kau!

Saking sibuknya orang tuanya, dulu saat dia TK. Dia dititipkan oleh kedua orang tuanya di gurunya, dan baru dijemput saat sore menjelang. Dan begitu dia SD, dia hidup dengan pembantunya dirumah, dan ketika SMP sampai SMA ini dia survive sendiri. Dia mencari kehidupan diluar, dengan semua teman-teman yang selalu support dan mendukung dirinya. Tapi tetap yang namanya kasih orang tua tak akan terganti oleh hal apapun, sekalipun seluruh dunia seisinya bahkan dunia maya sekalipun. WIh bijak sekali aku. Besok ngisi Golden Ways ahhhh..

Satu pertanyaan yang membuatku menghela nafas panjang...

"dan kamu udah punya pacar?"

BUKAN ITU WOI BUKAN!!!

"dan kamu pernah nggak buka bersama dengan keluarga yang lengkap? ya ayah ibu sama kakak atau adek?"

Aku hanya menganggukkan kepala, dan dia langsung bilang.

"Aku nggak pernah dann kaya gitu"

Bayangkan bagaimana rasanya, bayangkan! Bersyukurlah kalian yang masih lengkap orang tuanya, dan masih dapat kehangatan kasih sayang. Dan durhakalah kalian jika sampai membantah dan bersikap keras pada mereka. Masih banyak orang diluar sana yang membutuhkan semua kasih sayang itu.

Bisa dibilang anak yang satu ini adalah salah satu anak yang femes, iya femes itu terkenal. Iya emang begitu nulisnya FEMES, bukan FAMOUS. Entah siapa yang membuat kata-kata itu. Mungkin orang yang cukup terkenal tapi kurang cukup cerdas. Hehehe

Ya begitulah seorang Nafi yang kehidupannya ternyata sangat nggak aku sangka. Tampang boleh preman tapi hati... kaya preman tobat. Yaelah nggak beda jauh!!!

Foto LIKE A BOSS. Mr. Navi and Mrs. Mega

Ini foto anak band yang mau buat KTP

at the stage, hmm tapi ngambil dari Facebook. Hehehe
Follow him on Twitter if you want @RahmanNafi

2 komentar:

 
;