Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Rabu, 07 November 2012

dari Ujung ke Ujung, part 2

Yang sudah baca dari Ujung ke Ujung, part 1 silahkan baca lanjutannya ini.

Ya kalau belum silahkan klik aja linknya. Baca dulu. Nanti kalau sudah. Baca yang ini...

Sudah bisa kalian bayangkan betapa banyak kejadian bodoh yang telah kami. Padahal dua kejadian tadi. Masih ditempat yang sama. 

Sedikit cerita. Sepertinya aku mulai curiga. Sebenarnya dirumahnya itu ada apa? Kenapa setiap aku kesana. Sepertinya dimensi waktu tak lagi berlaku. 1 jam terasa bagai beberapa menit saja. Dipake ngobrol sebentar tau-tau udah udah jam 9 malem. Iya soalnya kami mulai ngobrol jam 9 kurang lima menit. Hehehe.

Apalagi kalau dia udah mulai ngeluarin alat musik bassnya. Ditambah lagi kalau keadaan rumahnya rame. Banyak anak. Jarum jam itu seperti sangat licin. 1 jam itu rasanya seperti 59 menit. ckckckc

Yuk lanjut aja...

Kejadian 3

Kerjaan itu sudah deadline. Jadi dari kami semua. Benar-benar sedikit bicara. Dan banyak... banyak bermain.

Setiap kita kerja 15 menit. Istirahat untuk bermainnya 1 jam. 

Apa yang kita mainkan? UNO. Permainan sesat dan menyesatkan. Dari pagi sampai malam kerjaannya main UNO. Dari aku yang gak bisa main UNO. Sampai akhirnya menjadi ahli dan ikut turnamen UNO se Jawa Timur. << ini mulai ngarang

Tapi syukur alhamdulillah tugasnya juga sudah selesai. Walaupun hasilnya tak memuaskan. Tapi setidaknya main UNO nya memuaskan. Sangat memuaskan...

Hmm baiklah. Kita kebagian yang menjelaskan kenapa ini berjudul dari Ujung ke Ujung

Yang aku rindukan adalah semua momen itu. Sebuah kebodohan dan keanehan dalam menjalani hidup. Sekarang semuanya telah berubah.

Penentuan kelas 11 sudah keluar kala itu. Aku melihat. Ternyata kelas ku adalah 11 IPA 1. Kelas paling ujung dari IPA. Dan Anno kelas 11 IPS 5. Iya, on the edge of the world (baca : pucuk dunia). Kelasnya paling ujung dalam deretan IPS.

Awalnya aku kira semua kebodohan dan keanehan masih bisa berlangsung. Tapi ternyata saking jauhnya. Semuanya perlahan-lahan hilang. Ketemu paling cuman sekadar istirahat atau waktu sholat dhuhur. Itupun percakapan sudah sedikit canggung. Hahaha dasar. Dulu yang bisa sedekat itu. Gara-gara letak geografis yang kurang strategis jadilah sebuah interaksi yang jarang. 

Postingan ini aku buat juga karena sebuah chat yang tiba-tiba terjadi malam lalu. Dan mulai bernostalgia. Padahal semua kejadian itu belum lama. Masih satu tahun yang lalu. Tapi begitu diingat lagi. Hahaha rasanya sudah berbeda. Rasanya kelas 10 dulu, masih berasa anak kecil. Masih berasa SMP.

Pernah kala itu dia dateng kerumah. Tau-tau bawa Donat. Dan nyetir dari Sidoarjo-Porong pake tangan satu. Ckckckc. Niatnya mau ngerjain sesuatu. Kalo gak salah belajar kimia. Tapi yo pada akhirnya dia tidur. Bangun-bangun udah jam setengan 12. Dan akhirnya dia pulang dari Porong jam segitu. Entah apa yang dia pikirkan... 

Sudah banyak yang aku pelajari dari dia. Mulai dari cara bergaul. Cara jadi orang yang supel. Banyak. Dari dulu aku yang kuper. Yang canggung kalau ketemu sama orang. Terus lihat Anno dengan mudahnya ngomong sama orang. Dan temennya yang ada dimana-mana. Sampai-sampai pegawai Roti Boy menjadi temannya. Aku curiga jangan-jangan tukang odong-odong deket rumahku bisa jadi temannya juga. Hmm

Ya begitulah. Inilah kisah singkat persahabatan dua anak manusia.

Gimana-gimana silahturahmi tetap terjaga. Kalau ketemu tetep sungkem. Tanya kabar keluarga dirumah. Tetep ketawa bareng tapi gak sesering dulu. Dia di dunia IPS nya aku di dunia IPA.

Agak ngerasa aneh ya. Memang... laki-laki yang menuliskan tentang laki-laki lainnya itu agak gimana gitu rasanya. Tapi yaudahlahhhh....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;