Ini post tentang people inside juga. Kali ini adalah orang yang luar biasa. Dia dulu temen sekelas di 10 tiga. Begitu kelas 11 ini. Aku dan dia menemukan banyak kesamaan. Banyak sekali kecocokan satu sama lain. Sepertinya kami ada suatu chemistry yang kuat. Mungkin kita jodoh (?)
He is FRICK!!!
...Siapakah Frick itu? Apakah orangnya seaneh namanya? apakah dia masih sama manusia seperti kita? Sesungguhnya, hanya Allah yang tau...
Frick. Atau biasa dibanggil Rick. Biasanya dikelasnya dia dipanggil Bambang. Nama lengkapnya Frick Ihya Alif Fanani. Ini nama yang sangat unik. Frick. Awalnya aku kira penulisannya adalah Freak, tapi ternyata bukan.
Namanya benar-benar menginspirasi. Setiap orang yang dengar namanya. Pasti terkejut. Sekalipun ibunya sendiri. Subhanallah.
Frick yang satu ini memiliki rambut yang khas. Iya keriting. Tipe keritingnya unik. Mungkin sejenis keriting mie burung dara.
Kulitnya puith. Pernah melakukan perjalanan Surabaya-Porong tanpa jaket. Dan dia tidak menghitam sedikitpun. Sekalinya aku nyoba perjalanan Porong-Surabaya langsung hitam, mungkin bukan hitam lagi. Tapi gosong. Tapi begitu diselidiki. Dia memang tidak mengenakan jaket. Tapi ia mengenakan hem lengan panjang. --"
Sampai sekarang Frick masih aku kenal dengan pribadi yang unik. Pribadi yang hampir sama dengan ku. Seseorang yang memiliki banyak mimpi tapi gak tau mau mulai darimana. Itulah anak muda...
Dia memiliki mimpi. Ingin sukses diusia muda. Sama halnya seperti diriku. Aku menginginkan kesuksesan datang ketika usiaku masih muda. Inginnya ketika aku masih berumur 4 atau 5 tahun. Apa daya itu tidaklah mungkin.
Sempat mencoba ingin memiliki usaha clothing. Usaha anak muda. Sablon-menyablon. Tapi sekali lagi semua itu hanya sekadar mimpi. Setidaknya untuk saat ini. Mudah-mudahan kelak bisa terwujud. Doakan saja ya...
Akhirnya kami memutuskan untuk
Lihatlah dua sesosok bodoh itu dalam episode berjualan coklat. Mereka pada awalnya ingin memiliki banyak uang. Pada akhirnya mereka berjualan coklat. Setelah sekian lama mereka berusaha. Seringnya mereka ditipu sana dan ditipu sini. Akhirnya mereka berhasil sukses. Setelah menemukan orang gila yang menyukai coklat dan membeli semua coklatnya.
Jadi langkah awal kami dalam berjualan coklat ini adalah menjual semua coklat ini ke orang gila. GENIUS!
Stock coklatnya sudah ada. Kebetulan bundaku memang dalam usaha berjualan coklat. Coklatnya juga buat sendiri. Sering sekali pada tiap malam. Aku melihat bundaku yang asik mengaduk coklat. Lalu dituangkan perlahan ke lapisan batu-bata. Ehmm itu bunda ngaduk coklat apa ngaduk semen?
Oke. True Story. Bunda memang berjualan coklat. Dan niatnya kami berdua mau ikut berjualan. Siapa tau peluang dan prospek di sekolah itu sedang baik.
Frick dan aku juga memiliki suatu kesamaan tujuan lagi. Yaitu memenangkan suatu olimpiade. Yang kami sendiri sadar diri kalau kemampuan kami masih belum mencukupi. Ibarat permainan kami masih newbie. Tapi kami tetap bersikeras. Karena kami yakin dengan usaha dan kerja keras semua pasti akan dapat terwujud. Tapi modal nekat untuk mengikuti olimpiade aku rasa tak cukup. Ternyata olimpiade itu bayar semua. Subhanallah...
Itulah Frick dan aku. Rambutnya keriting. Aku juga keriting. Cocok kan? Dia ingin sukses muda. Aku juga ingin sukses muda. Cocok kan? Ayahnya namanya Om Hamid. Ayahku namanya Pak Hery. Cocok kan?
Itu yang pake jaket merah, Fahmi. Yang Batik kacamataan, Citra. Yang kerudung biru, Nindi. Yang kerudung biru baju batik, Niksi. Yang paling kanan aku. Frick disini gak ada *LAH TERUS NGAPAIN UPLOAD HOI!!!!*
Itu yang pake hem item. Lah itu yang namanya Frick. Yang sebelahnya itu Tamam.
Ya itu yang paling kanan itulah si Frick!!!
*dari kanan kekiri. Anno, Rafif, Fadhel, Tamam...
Oke that's all :)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar