Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Rabu, 07 November 2012

The Power of Dedi

Bismillah. Ntah kenapa. Aku yang sekarang di rumah ini. Ketika yang lain sekolah. Aku seakan mendapatkan banyak inspirasi yang mengalir dengan deras...

Intinya kan harus tetap KEEP WRITING. Ini mumpung ada inspirasi tentang people inside. Hehe

Iya. Aku dirumah bukan karena bolos ya. Tapi libur bersyarat (baca : cacar). Aku sengaja meng-let-go-kan segala pikiran sekolah untuk sesaat. Entah nanti akan banyak tugas atau bagaimana. Yang penting ak memanfaatkan dengan baik dan benar masa dimana aku bisa istirahat, dan mencari inspirasi tentang segala hal. Yeah!

Ya walaupun sudah seminggu aku tidak masuk sekolah. Dan ntah tugas macam apa yang akan kudapatkan kelak. Mudah-mudahan aja bisa dilalui dengan lancar. Aamiin...

Postingan kali ini tentang seseorang yang mengajari ku tentang kejujuran. Dia adalah...

Dedi Anugerah Ramadhan...
...Seorang yang bisa dibilang cukup tinggi. Dan dalam namanya tersirat suatu pertanyaan. Benarkah "anu"nya gerah?...


Dedi, Dedi, Dedi. Begitu mengucapkan namanya. Seakan ingin menyanyikan sebuah lagu. Dedi, Dedi, di dinding... Iya aku tau itu harusnya cicak.

Dedi, laki-laki yang satu ini. Cukup luar biasa. Bahkan sangat luar biasa. Dia bisa memainkan gitar tanpa harus berenang. Sebenarnya sejak kapan memainkan gitar harus berenang dulu?

Pertama aku temui dia. Maksudnya pertama aku lihat dia. Ya dia hanya seperti laki-laki pada umumnya. Tapi ternyata aku salah. Dia mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki oleh orang lain. Ibunya. :')

Dedi, ya dialah yang banyak mengajarkan banyak hal selama di SMA. Dan yang paling berbekas adalah ketika dia mengatakan sesuatu yang mempu menggetarkan hati ini.

"Jujur itu nomor satu. Pinter itu nomor empat. Nabi Muhammad kan gitu"

Tulisannya sengaja dibuat seperti itu untuk menegaskan. Betapa sebenarnya kejujuran itu penting. Dan Dedi adalah salah satu orang yang langsung menerapkan hal itu.

Tiap kali ulangan, aku ulangi sekali lagi. Tiap ulangan. Dia hampir tak pernah nyontek. Karena duduknya waktu ulangan UTS maupun UAS dia dibelakangku. Sekalipun gak bisa. Dia akan mengarang jawabannya. Subhanallah. Sungguh pemuda idaman semua pria! wanita.

Memang sosok seperti Dedi sekarang sudah jarang dapat ditemukan. Sosok yang begitu langka. Sekalipun aku sering mendapatkan wejangan kejujuran darinya. Tapi tetap saja yang namanya setan berhasil mempengaruhi. Dan akhirnya aku mulai liat kanan liat kiri. Terutama saat di kelas 11 ini. Aku sudah tidak sekelas lagi. Dan segala sesuatu yang jelek kumat lagi. Ingin sekali seperti dirinya.

Betapa sebuah kejujuran dan diimbangi kemampuan akan menghasilkan kesuksesan...

Ya itulah Dedi dipandanganku. Dia bisa bermain alat musik terutama gitar. Seperti yang aku post dalam ya this is DJOGJA dialah yang mengiringi malam dengan gitarnya. Dan akulah yang merusak suasana dengan suaraku. Hehe

Dia juga ahli dalam olahraga. Seperti renang, basket, futsal, dan sepakbola. Ckckck luar biasa...

Sekarang dia menjadi tetangga kelas ku dia IPA 2. Sepertinya dia bertambah luar biasa. Mungkin kini dia berubah. Mungkin saja "anu"nya sudah gak gerah lagi. Who is know? 

Ya begitulah... :)


Iya itulah Dedi :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;