Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Minggu, 24 Maret 2013

Cerita Tentang Cola Float

Sudah tiga hari tiada aku menulis. Sudah tiga hari pula sepertinya aku hayut dalam pujian yang bisa dibilang belum ada apa-apanya. Iya, post tentang Mega dan Luky memberi ku banyak pujian, walaupun hanya dari kalangan teman sendiri. Semoga saja hal itu tiada terulang lagi, aku hanya ingin menulis, menulis dan menulis hingga nanti bisa menjadi seorang penulis. Aamiin.

Satu hal lagi, rasanya nggak pantas buat ku untuk sombong. Karena memang nggak ada patut untuk aku sombongkan. Ilmuku hanya setitik air diantara luasnya lautan. Satu lagi doa, semoga kita semua selalu dijauhkan dari kesombongan. Aamiin (lagi)

Okay kembali ke permasalahan, kembali kepada apa yang akan aku tulis. Jangan kebanyakan berdoa, emangnya khotbah kedua waktu Jum'atan.

"Cerita Tentang Cola Float" Nggak aku nggak akan menceritakan tentang kehidupan dari Float, tentang seperti apa dia dalam keseharian, tentang bagaimana kehidupan percintaannya dengan McFlurry. Siapa peduli. Dan kenapa harus Cola, karena jelas aku nggak mungkin aku tulis Coli. Pikirannya tolong dijaga. Coli itu bagian nama dari bakteri Escherichia Coli dan juga Entamoeba Coli. Udahlah.

Kita mulai saja, aku akan muntahkan semuanya. Ehm hari ini. Dimalam ini pukul 0:57. Eh ini malam atau pagi ya? Yaudahlah, hmm ada yang berbeda. Biasanya aku posting dengan si kecil hitam Lenovo ku. Kali ini aku posting dengan si putih, elegan dan istimewa. Sebuah gadget yang menjadi mahal gara-gara memiliki tatto apel kegigit dibelakangnya. Iya, iPad. Lengkapi dengan keyboard yang tak kalah putihnya.


Malam ini, lebih tepatnya ditengah malam ini. Atau kalian mau menyebutnya pagi juga terserah. Halahh udahlah, terserah. Kok ya gini aja diributkan.

Malam ini ada yang berbeda. Biasanya jam segini aku sudah terlelap dalam mimpiku. Iya mimpi mati lampu seharian. Karena yang aku lihat dan yang aku ingat hanya hitam dan gelap. Kalau nggak gitu, mimpi yang begitu indah dan kompleks layaknya perumahan. Mimpi dengan sebuah cerita. Namun berakhir dengan cerita aku jatuh dan amnesia. Aku lupa. Udahlah, tapi memang tumben aku bisa melek selama ini.

Sudah keempat kalinya, dan selalu pada waktu malam. Waktu yang benar-benar sangat dilewatkan untuk hanya sekadar tidur. Tapi kalau emang udah capek ya nggakpapa tidur dari pada sakit. <<< sebuah bentuk rasa perhatian yang nggak tau akan diberikan kepada siapa. Kasian. Hehe

Sudah keempat kalinya. Hmm sepertinya aku udah menuliskan kalimat itu. Dejavu.

Malam ini adalah kali keempat ada Cola Float yang menemani. Selalu Cola Float. Tapi berbeda dengan si Alex yang belakangan ini memesan Fanta Float. Ternyata dia bukan pribadi yang setia. Mungkin sebentar lagi dia juga ganti agama. Who knows?

Kenapa ada Alex, apa aku udah ada hubungan dengan si Alex? Nggak, aku masih normal walaupun kadang khilaf. Hmm sedikit informasi, Alex itu nama lain dari si Rizki.

Sebenarnya bukan hanya ada Alex, tapi juga ada si photographer Andie. Dan dalam setiap Float selalu ada mereka berdua. Aku dan Andie konsisten memegang teguh keyakinan Cola Float. Dan Alex murtad. Entah kenapa belakangan ini kami selalu keluar bertiga. Yap, dengan komposisi yang selalu sama. Aku, Andie, Alex. Kadang juga ganti jadi Alex, Andie, Aku. (Jasik! Sama aja! Cuma dibalik)

Dan aku juga tak tau kenapa, dalam setiap Float selalu saja Alex dengan baik hati mau mengeluarkan uangnya. Terimkasih Alex. Ternyata memiliki teman yang kaya itu ada baiknya dimanfaatkan dengan bijak. Sia-sia dong kalau dia menghabiskan uangnya sendiri. Karena ada suatu keyakinan yang aku pegang. "Dalam setiap rejekinya ada rejeki ku".

Oiya dalam empat kali nge-Float. Satu diantaranya ada kehadiran dari seorang perempuan putih yang ikut meramaikan. Aldea. Tapi sebenarnya tak seberapa berpengaruh, malah aku yang kerepotan karena harus mengantarkannya dia pulang. Hmmm pacarnya dia siapa yang suruh nganterin siapa. <<< the last sentence is sabotaged.

Float pertama kita bertiga adalah ketika pesta yang sangat besar berakhir. Sebuah malam yang terlalu indah untuk dilupakan. Sebuah malam yang terlalu banyak menuai tawa dan bahagia. Pesta Ulang Tahun dari Agnes Amanda. Setelah pesta itu, terpikirkanlah kalimat dari entah bahasa apa"Viva La Pasatu!!!". Benar-benar sebuah pesta yang sangat meriah. Dan itu pertama kali ketempat semacam diskotik. Dan itu juga pertama kali si Alex diajak mabuk oleh crew. Kalau urusan mabuk aku juga sudah pernah, kalau nggak salah aku mabuk Aqua oplosan. Iya Aquanya dioplos sama Total. Sebenernya nggak ngaruh.

Malam itu hampir saja kami menjadi gelandangan karena tak tau mau pulang dengan apa. Tapi untungnya ada tumpangan dari Om-nya si Mega. Singkat cerita akhirnya kami berhasil sampai di Sidoarjo lagi. For Your Information, kerenya FYI. FYI aja, pestanya ada di Surabaya. Sebelum aku pulang ke rumahku di Porong yang bisa dibilang cukup jauh sekitar beberapa milyar tahun cahaya. Kami bertiga menyempatkan diri untuk mampir ke McD, awalnya hanya duduk. Lalu terpikirkan untuk memesan Float. Sebenernya kami mau memesan Peperoni Pizza tapi nggak ada yaudahlah nggakpapa mungkin bukan rejeki.

Kesenangan hari itu berakhir bersama dengan habisnya Cola Floatku. Perfect. Lain kali akan aku bahas pestanya.

Float keduaku, tanggal 15 Maret. Tepat setelah datang ke ulang tahun dari si Luky. Lagi-lagi setelah acara ulang tahun. Karena masih sore sekitar jam 10 malam jadi apa salahnya ke McD dulu. Kalau nggak salah, di Float kedua ini ada si Putih Aldea. Dan dihari ini pula motorku Scoopy berubah menjadi ceper setelah membonceng Aldea pulang. Berat euy, rasanya tarikannya nggak seenteng biasanya. Hmm sepertinya hari itu nggak ada Float sama sekali, kalau nggak salah sih dua Blueberry and Lychee Sundae. Nggak masalah yang penting dibayarin Alex. Udah gitu aja.

Lanjut! Float ketiga adalah hari Kamis kemarin tanggal 21 Maret. Nggak ada acara ulang tahun sama kali ini. Hanya sekadar ingin mengahabiskan malam saja. Padahal besoknya masih UTS. Siapa peduli, hehe. Tragedi Float Kamis lalu terjadi setelah menggarap mading kelas di rumah si cantik Luky.

Dalam setiap Float selalu membuat suasana yang menyenangkan. Nggak ada yang benar-benar dibicarakan serius. Apalagi entah sudah mulai kapan ketika aku bicara si Alex sudah akan ketawa duluan, karena dia menganggap aku nggak serius. Aku ini serius! Serius Black! (kumat main plesetan)

Huffff. Float terakhir, Float keempat adalah malam ini. Tanggal 23 Maret setelah acara Earth Hour di Alun-alun Sidoarjo. Sebuah acara yang menyenangkan dimana bisa melihat berbagai komunitas di kota tercinta Sidoarjo. Ada komunitas yang membawa nunchaku, tau nunchaku kan? Itulho double-stick. Halah Googling sono. Ada komunitas yang membawa Yo-yo, wah pasti komunitas Yo-yo. Ada juga yang hanya sekadar jalan-jalan mondar-mandir, jangan-jangan itu juga komunitas. Komunitas musafir pejalan kaki. Wuih ada komunitas kaya gitu ya?

Merasa sudah cukup menikmati acara pada malam Minggu ini. Ada niatan mulia untuk nge-Float. Sebenarnya apanya yang mulia? Hadeuh. Hmm apa jangan-jangan kami bertiga kecanduan Float? Alex sudah menunjukan gejala aneh kalau dalam seminggu dia nggak nge-Float. Dia akan gatal-gatal, mungkin itu gejala dalam seminggu nggak mandi.

Lagi-lagi kami berdua dibayarin. Aku dan Andie ya jelas nggak bisa nolak. Aku dan Andie hanya bisa menerima kalau dia memaksa. Setiap aku bilang nggak usah Alex tetap ingin membayari. <<< sudah jelas ini bohong.

Malam ini kami bertiga nggak hanya menyedot Cola, malam ini ada France Fries yang bisa kunyah. Eh tulisannya gitu bukan? Artinya itu Kentang Goreng atau Orang Perancis Goreng.

Selalu saja pembicaraan yang nggak jelas arahnya kemana selalu mewarnai. Kami hanya sekadar ngomong ngawur. "khagfraugdrakjdhayrgrakdfafkht" Mungkin semacam itu ngomong ngawurnya. Berbeda dengan kaum hawa yang mungkin kalau pas ketemuan mereka lalu nggosip dan membicarakan yang lain *kemudian aku di nuklir oleh seluruh wanita di dunia*

*secara ajaib aku pun bangkit lagi*

Itulah cerita tentang keempat Float. Mungkin nggak seberapa penting. Tapi bagiku... itu juga nggak penting sebenernya.

Sekian dan terimakasih. Insya Allah nulis terus. Hehehe

Berakhir pukul 2:27 pada tanggal 24 Maret. Ada yang berbeda, kali ini aku berada di rumah si Alex. Aku nginep dirumahnya. Ya sekali-kali gitulah. Sebelum tidur sama cewekkan minimal harus ngerasain tidur sama cowok. Ya kan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;