Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Rabu, 20 Maret 2013

Mega-Mem

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua, sering sekali kita dengar sapaan itu dari presenter acara olahraga di tv pagi-pagi. Aku nggak akan bahas tentang presenter olahraga kok, lagipula juga ngapain.

Lagi-lagi mumpung masih pagi nulis tentang teman sendiri mungkin adalah pilihan yang tepat. Siapa lagi ya yang akan aku tulis. Sudah 4 teman ku yang aku tulis di blog ini. Berarti tinggal 34 anak lagi. Huaw. *ngeliatin daftar absensi kelas*

Di pagi yang cerah ini enaknya bahas perempuan. Apalagi perempuan cantik. Hihihi. Anak yang satu ini teman dekat dari si Baterlan (Bakul Terang Bulan). Yap Devinta. Aku juga nggak tau kenapa kok jadi Baterlan. Anak ini bisa dibilang intensitas galaunya lebih sering, anak ini juga yang punya follower di Twitter terbanyak untuk saat ini 1000an lebih. Ntah itu ngecheat atau dia emang terkenal hanya Tuhan yang tau. She is...

Mega... <<< nggak nggak, walaupun ungu katanya sih warna janda tapi dia nggak janda kok sungguh. "Jangan mudah menilai seseorang dari warnanya" (peribahasa baru).


Mega Zahraa R, itulah nama lengkapnya. Sebenarnya aku tau kepanjangan dari "R"nya. Tapi aku takut salah nulis aja. Hehe

Di sekolah dia biasa dipanggil guru ke ruang BK, haduh dan plis. Oke oke, di sekolah dia biasa dipanggil Mega, pacarnya kadang manggil dia Rara, iya Nyi Rara Kidul. Selain Mega, "Mem" juga salah satu panggilannya. Dan "Mem" juga yang paling familiar. Sebenernya dulu mau aku panggil dengan panggilan Madam. Iye peMadam Kebakaran. Hehe tapi nggak enak kayanya.

Bisa dibilang cewek yang satu emang cantik. Karena pada dasarnya cewek itu emang cantik. Ada yang cantik biasa, ada juga cantik yang luar biasa kelas atas. Kadang juga nggak jarang ditemukan cantik KW Super. Prinsip dasar : semua cewek itu cantik, kalau cowok cantik berarti dia boyband korea. Sudah jelas? Aku harap sudah.

Cewek ini sekarang menggunakan kacamata, walaupun dulu sempat pernah menggunakan kacamata tapi. Mega adalah perempuan yang... ahh aku nggak pandai dalam mendeskripsikan seseorang secara detail. Mega adalah perempuan dengan pipi yang lumayan chubby tapi dia nggak gendut, segaris senyum pun sering mewarnai tiap harinya. Yaa walaupun dibalik seberapa sering dia tersenyum, dia juga sering menangis.

Mega ini perempuan penyayang, dia sayang banget sama pacarnya. Yaiyalah. Perasaan terhadap pacarnya sangatlah besar, sudah terdengar bolak-balik ada pertengkaran tapi dia tetap berhasil mempertahankannya. Cewek yang satu ini lebih sering mengalah, orang yang ngalah itu emang pertama-tamanya aja yang sakit lama-lama juga mati. Jujur aku tak seberapa suka perempuan yang terlalu mudah, istilahnya sih disetir para kamu laki-laki. Emang mobil disetir? Kalau laki-laki suka nyetir perempuan jangan pacaran! Jadi pembalap sono nyetir mobil. Dasar lelaki! *kemudian digebukin seluruh kaum adam*

*nempelin kompres dan hansaplas dimana-mana* Okay lanjut ya.

Mega adalah salah seorang juga yang aku kenal diawal masuk kelas 11. Setidaknya dia pembawaannya friendly dan enak diajak ngobrol, mungkin juga enak diapa-apain *ehm uhuk* diajak main maksudnya. Ntar, ntar kok masih ambigu ya? Hmm diajak main keluar gitu lho, main jalan-jalan sama temen-temen.

Bicara soal ambigu, Mega bisa dibilang sebagai salah satu duta ambigu. Setiap apa yang terlontar dan itu kurang jelas maka akan menjadi sebuah ambigu. Seperti kata "masuk", "anu", "itunya", "susu" heh! ini susu minuman! Minuman kok bener minuman. --"

Perempuan zaman sekarang ternyata sudah mengerti banyak hal. Tapi baguslah, setidaknya menambah informasi dan nggak mudah tersesat atau diajak yang macem-macem sama cowok.

Pernah suatu ketika, disebuah pesta. Kebetulan pesta acara ulang tahun temen. Agnes namanya. Bisa dibilang tempat pestanya semacam pub gitu lah. Diskotik gitu lah. Dan aku baru pertama kali kesana, ternyata gelap euy, tapi aku nggak kaget. Dirumahku juga sering mati lampu kok. Disuatu ketika, kawan ku Andie memotret sesuatu. Stiker. Dia dengan nganggurnya motret tulisan "Durex" dan saat itu sialnya Mega melihat hal itu. Mungkin dia sudah tau, mengingat cewek zaman sekarang ngeri pisan euy...

Sudah tau semua kan kalau itu alat kontrasepsi. Informasi aja sih. Dan aku pun nggak tau apa yang Mega pikirkan, tiba-tiba dia tanya. "di iklan itu ada yang ada rasanya, emangnya kerasa? Emang kerasanya gimana?" Seketika itu aku, Andie dan Alex (panggilan sayang akrab si Rizki) yang kebetulan turut nimbrung berbusa seketika ditempat bingung bagaimana cara menjelaskan yang baik dan benar.

Sekarang bayangkan, bagaimana cara menjelaskan sesuatu hal yang bisa dibilang cukup agak gimana gitu. Iye iye aku tau, Andie juga tau, Alex juga tau, sebutin aja semuanya! Kami bertiga tau itu adalah pendidikan, minimal ilmukan harus disebarkan, tapi beda ceritanya kalau kaya begini. Pasti ada rasa sungkan dan bingung mau meceritakan yang kaya gimana. *kami pun berpikir keras*

Beberapa hari berlalu, saat persiapan lomba Bridge Competition yang diadakan di UK Petra. Kami pun memutuskan untuk menjelaskan. Kebetulan Andie anak PMR, jadi dia tau tentang hal begituan walaupun belum pernah melakukan. Dengan Andie yang ngomong minimal dia lebih tau bagaimana cara menyampaikan hal kaya gitu. Ketika dia menjelaskan, kami berdua aku dan Alex nggak seberapa bisa mendengar. Selain suara Andie yang pelan dicampur suara hujan. Kami juga ngeri ndengerinnya. Ya saat itu Andie seperti sedang menyampaikan materi tentang Sex Education, pesertanya si Mega sama si Aldea. Memang ada Aldea, dia rekan satu tim jembatan.

Ketika Andie menyampaikan, aku dan Alex hanya melakukan hal biasa. Guling-guling di lantai, roll depan, roll belakang, kayang, sama sikap lilin. Semua itu merupakan bentuk salting kami. Jadi cukup beberapa kali salting kami sudah bisa jadi atlet senam lantai.

Dasar cewek, ternyata ada beberapa hal yang kalian belum ketahui. Hehe. Tenang kalian pasti akan mengetahui bahkan kelak akan mengalami. Gak sakit kok cuman perih. APA INI APA INI APA INI!!! Nggak kok maksudnya kalau kalian tangan kalian kena silet itu perih. *seketika blog di bakar masa*

Udahan ah, makin gak bener.


Nah itu lho orang yang dengan tanpa dosa menanyakan Durex rasa-rasa. Itu aku dan Mega lagi pose radar Uranus. Eh Uranus apa Neptunus ya? hehehe

Follow her on twitter, jangan taksir dia. Dia udah ada yang punya @mgzhr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;