Mungkin Saja Menarik :)

Hello!


Senin, 18 Maret 2013

UTS, Ulangan Tengah Siang

Mungkin aku pelajar paling gak bener. Iya jelas gak bener. Teman ku yang lain pada belajar ini itu. Mempersiapkan ini itu. Eh aku malah asik-asikan nangkring di blog. Biarin!

Hari ini UTS pertama. Dan hari ini pula UTS berubah arti. Ulangan Tengah Siang. Sama seperti arti dari "Tengah Malam", antara jam 11 sampai jam 1 lah. Kalau gak terima dalam mengartikan, ini blog ku dan aku yang nulis. Diam! "Tengah Siang" artinya juga hampir sama lah. Antara jam  11 sampai jam 1. Baru kali ini aku mendapatkan momen ulangan siang-siang.

Yahhhh, tiap sekolah selalu punya cara dalam menyiksa muridnya...

Harusnya keadaan paling fresh dalam mengerjakan sesuatu baiknya itu pagi. Belajar paling enak pagi hari, ulangan juga enaknya pagi hari. Lah wong dalam keadaan fresh sekalipun aja banyak yang mengalami kesulitan apalagi udah gak fresh. Nikmati aja lah...


Ulangan siang hari itu nggak ada enaknya sama sekali. Yang enak itu mbatalin puasa siang hari. Okelah, ulangan siang ada enaknya. Setidaknya kita bisa bangun lebih siang. Tapi apa iya tidur kita nyenyak, pasti dalam mimpi akan sangat terganggu. Disaat kita sedang mengejar orang yang kita cintai, kita terus berlari mengejarnya. Kita raih tangannya yang halus, kita tarik. Lalu saat akan berciuman kita sadar kalau perbuatan itu dosa karena kita ingat ulangan Agama.

Atau gak gitu, waktu kita sedang bersama dengan orang yang kita sayangi dan cintai. Di sebuah taman, di mana bunga bermekaran. Angin berhembus sepoi-sepoi. Tiba-tiba hujan asam. Itu efek karena mengingat ulangan kimia.

Sungguh mimpi yang absurd.

Jam 11 itu bisa dibilang sedang panas-panasnya. Semisal kita belajar banyak pelajaran, terus berangkat sekolah dengan teriknya matahari. Dan sangat panas karena banyak ditemukan personil SM*SH di jalanan. Iya MORGAN, fataMORGANa. Tentu apa yang kita pelajari akan menguap dalam perjalanan. #TeoriAsal

Sekolah ku benar-benar kreatif. Dengan labelnya Sekolah Islam. Dan UTS masuk siang, seakan-akan benar-benar menguji keimanan kita dengan melatih yang namanya kesabaran.

Lagi pula juga tak selamanya UTS itu siang, bisa saja kelak ada UTS ba'da Isya atau UTS disepertiga malam kaya' tahajud. Who knows?

Dan yang paling parah adalah jadwal pada hari Jum'at. Dimana UTS akan dilaksanakan sehabis Jum'atan. Okay, that's fine. Biasanya kita habis Jum'atan berdzikir, dan mengingat sang Kuasa. Lah ini nanti malah habis Jum'atan kita berpikir, dan mengingat hiragana. Itu karena hari Jum'at besok yang diujikan Bahasa Jepang.

Perjalanan masih panjang, ini hari pertama UTS. Masih ada beberapa hari kedepan. Perang baru saja dimulai. Tajamkan pensil, dan siapkan penghapus.

Mungkin aku mau bagi-bagi tips tentang bagaimana cara menghadapi UTS. Iya UTS pagi, siang, maupun malam. Whatever.

1. Sempatkan baca buku. Sebelum tidur, sesudah bangun dipagi hari, sebelum berangkat, dan di saat pengawas sedang lengah.

2. Perbanyak doa. Tapi jangan berharap Tuhan bakal mengerjakan seluruh ulanganmu.

3. Stretching. Lemaskan tubuh, siapkan banyak manuver-manuver dalam mencontek

4. Jangan gunakan kata KEPO. Misal, "Heh jawaban nomor 21 apa?" trus dia jawab "Kamu kok kepo sih". Jangan gunakan kata-kata itu kalau tak ingin ada korban.

5. Haji bila mampu. Ini salah satu bagian dari rukun Islam. Ya sekadar informasi aja sih.

6. Sediakan makanan buat pengawas. Pastikan sudah diberi obat tidur, atau obat pencuci perut. Jangan dikasih obat kuat kalau tak ingin ada kasus pencabulan di kelas saat sedang ulangan.

7. Jangan beli bawang untuk hal gak perlu. Sekarang harga bawang mahal euy.

8. Salim sama kedua orang tua sebelum berangkat. Jangan minta maaf, emangnya lebaran.

9. Siapkan energi. Saat berpikir kita banyak membutuhkan energi. Makan-makanan yang bergizi dan jangan lupa imunisasi.

10. Jangan gunakan kalkulator. Jangan pernah gunakan alat itu disaat pelajaran Agama, dan Bahasa Indonesia.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;