Postingan kali ini agak aneh. Karena aku menceritakan hal yang orang lain ceritakan. Aku nggak mengalami sendiri hal ini tapi ada hasrat untuk menceritakan. Lagipula dengan terbatasnya pengetahuan tentang suatu hal, aku jadi bebas membuat banyak kemungkinan kemungkinan. Aku bebas menebak. Hehe.
Aku akan menceritakan tentang program Summer Camp. Program yang aku nggak tau siapa yang mengadakan. Summer Camp bukan "Camping" layak Persami atau Jambore yang dilakukan pramuka, hadeuh jangan mentang-mentang ada "Camp"-nya terus dipukul rata artinya "Camping" semua. Jadi Summer Camp itu ceritanya, mereka yang punya uang tanpa memperdulikan prestasi yang mereka miliki mereka bisa pergi ke negara yang mengadakan Summer Camp itu sendiri. Itu sih menurutku. Kenapa aku bisa bilang kaya gitu, karena 3 teman ku ikut Summer Camp ya begitu keadaannya, "maybe not smart enough but rich enough". Tapi urusan dalam berbahasa Inggris mereka bisa dibilang ahli. Kalau aku sampai sekarang cuman bisa bahasa Suriname, iya bahasa Jawa. :)
Oh iya, Summer Camp-nya ini ke Singapura. Mungkin yang belum pernah kesana bisa bilang "WOW"
Aldea a.k.a Dane, Rizki a.k.a Alex, dan Kautsar a.k.a Obik. Ih gilak mereka semua punya nama alias. Ckckck. They are The High Class. < sengaja dibuat berlebihan.
Summer Camp, sebuah program yang... ya begitulah aku nggak cerita banyak tentang hal ini. Pokoknya aku taunya cuman Summer Camp ini perginya ke Singapura dan biaya pendaftarannya cukup buat beli iPhone 4S yang 64GB, 7,5juta. Banyak ya? Mahal ya? Ah nggak juga kalau bagi mereka bertiga yang dirumahnya punya mesin cetak uang. Summer Camp ini bukan semacam pertukaran pelajar, karena mana ada negara yang pelajarnya mau ditukar dengan tiga orang yang kemampuannya seperti proyeknya Erwin Gutawa dan Gita Gutawa tapi nama proyeknya dijadikan kebalikannya. "Dibawah Rata-Rata".
Lamanya Summer Camp ini 5 hari. Ketiga teman ku ini berangkat pada tanggal 25 Maret, ya barusan ini lah. Mereka meninggalkan sekolah saat UTS belum rampung, masih ada beberapa pelajaran yang belum mereka ikuti. Tapi pasti dalam hati mereka berkata "Who care, yang penting aku senang".
Katanya, di SC (disingkat aja ya) ini juga ada pelajarannya, tapi aku sangat yakin. I'm absolutely sure. Bagi mereka mungkin yang namanya pelajaran itu nomor yang ke-213. Yang nomor satu ya tadi itu, seneng-seneng aja. Eh mereka ke Singapura naik pesawat lho (iya, terus kenapa? semua juga tau), aku nggak tau maskapai apa yang mereka pakai. Yang jelas bukan Air Asia, kalau itu mah pesen tiket penerbangannya sekarang berangkatnya ntar pas mau kiamat. Kata orang-orang sih gitu, pesennya harus lama dan jauh sebelum keberangkatan. Aku jujur nggak pernah naik pesawat, taunya cuman pesawat telepon, liat bentuk aslinya pesawat aja aku nggak pernah. Paling mentok cuman nganterin ke bandara. Aku pun liat pesawat ya cuman pas terbang di langit, keliatannya cuman kecil. Sesekali aku juga liat pesawatnya sambitan sama layangan. Hadeuh. Kasihan sekali nasibku.
Dari sini juga bisa ditarik kesimpulan lain. Aku naik pesawat aja nggak pernah, apalagi ke Singapura. Aku pernahnya itu ke Singa... Singasari, iya di Malang. Rasa ingin untuk ke Singapura itu ada. Aku ingin foto sama menara Eiffel. :'(
Aku hanya bisa melihat si Aldea bolak-balik check-in di Foursquare. Aku bahkan nggak tau itu semua tempat macam apa. Ada yang nge-twit "Olahraga malam" tapi nama tempatnya @ Pasir Ris West Plaza. Aku kira dia nge-gym atau semacamnya disana ternyata nge-mall. Aku pun juga taunya dari Google. Juga lihat twit yang bilang kalau si Rizki lagi sedih, gitu aja dia check-in lagi. Subhanallah.
Lah bandingkan dengan aku, yang check-in palingan juga di rumah sendiri.
Kadang-kadang juga check-in di ruman temen, itupun juga si Rizki. Sengaja aku buat hiperbola biar kerenan dikit. :(
Yah mungkin emang belum rejeki. Hahahaha. Judulnya diatas juga aku bilang kalau mereka bertiga adalah The High Class. Sebenernya bukan apa-apa sih. Coba diartikan, artinya kan "Kelas Atas" kan? Itu karena pada kenyataannya kelas IPA 1, kelas ku, Rizki Aldea dan kelas IPA 5, kelasnya si Obik emang ada diatas, iya di lantai dua. Kalau urusan ini aku juga termasuk kelas atas. Yeah.
Oh iya, sedikit informasi juga. Mereka bertiga, semuanya pada les bahasa Inggris. Si Aldea di EF, si Rizki di Spell, dan si Obik di Pesantren Tebu Ireng. Untuk yang Obik aku nggak tau dia les atau nggak yang jelas dia bisa bahasa Inggris, maklum lah beda kelas dia kan IPA 5.
Itu adalah penampakan foto mereka waktu di Chinatown, anggap aja disini aku tau itu tempat apa. Fotonya itu agak jelek. Karena ya gitu itu, masa iya sebuah foto kok difoto. Yang pake kemeja biru itu Rizki, katanya sih dia jadi bapak dari mereka berdua selama 5 hari kedepan. Entah akan jadi apa kalau punya bapak seperti dia. Yang kerudungan itu Aldea, yang pake kemeja abu-abu hitam itu Obik. Hmm dan yang belakang, yang pake baju kuning, bercelana hitam dan lagi jalan itu aku nggak tau dia siapa. Yaudah biarin.
Lah kalau yang ini kan lebih jelas, dan aku pun lebih jeles liatnya. Jadi kepengen, kapan bisa ke Singapura dengan segerombolan orang gila. Hehehe. Ini kalau nggak salah di foto pake iPad si Rizki yang dapet dari undian Ale-Ale. Nah yang tengah itu penampakan dari si Obik. Ternyata selain (orang tua) mereka berduit, mereka juga punya tampang yang lumayan.
Selama mereka semua di Singapura, mereka menginap Costa Sand Resort Pasir Ris. Wih kenapa aku bisa tau? Barusan aku nge-chat Aldea. Sangu mereka semua sekitar 100 dollar lebih. Biaya kesana 7,5juta ditambah sangu 100 SGD = 771.700. Udah 8juta lebih buat kesana. Weh weh. Mungkin si Rizki disana mau menambah uang sangunya dengan menjadi TKI sementara. Lalu pulang ke Indonesia dengan bekas seterika.
Cerita-cerita singkat yok! Campur bahasa Inggris ah biar keren, mereka semua pinter bahasa Inggris dan aku nggak mau kalah *daftar les*
Aldea - @aldeafebryan
Cewek yang satu ini awalnya kayanya nggak ada minat buat ke Singapura deh. Soalnya dia baru agak sibuk pas waktu-waktu dekat mau berangkat. Urusan ke Singapura, ibarat baca Al-Qur'an waktu bulan puasa. Udah khatam dia. Dia liburan semester 1 kapan lalu aja udah ke Singapura sama keluarganya.
Aldea, from the paper that I see before she is the only girl from eleven grade who goes to Summer Camp. And from the paper too I know, in her room that each room is just for 5 people. No one that she knows. It means, now she is in different circle of people and I think that's good for her to increase the difficult of her life. Not just easy mode as I wrote before.
Uhmm, and this girl is the only one from Rizki and Obik who online without depend the free WiFi. I can know about that because she always updates in her twitter, but for Rizki and Obik I never see them. Ohh maybe Aldea is the most "alay" from them. Update something in twitter is not so necessary and sometimes unimportant right?
Obik - @biikobik
Sebenarnya bukan tugasku untuk mendeskripsikan anak yang satu ini. Karena kita beda kelas. Halah tapi apalah sebuah arti perbedaan. Si Obik ini dulunya adalah teman sekelasnya Rizki. Mereka dulu sama-sama spesies dari sepuluh dua. Dan mereka berdua juga sama-sama anehnya. Jangan-jangan aneh adalah penyakit menular. Mungkin dia juga sudah sering ke luar negeri. Ntahlah
Obik, I don't know him so well, because I just knew him in this eleven grade. Eventhough I often see him when he was in ten grade. Ya I just know his name. He is guy from Seal. Seal is band, Seal on7. Okay okay I know that is Sheila. Seal is "Sebelas IPA 5". Not so far from my class, it just information.
He is good in English, you can see from his face. His face show that he is a boy with high intellegence. < this sentence was sabotaged by unknown
Rizki and Obik is a best friend. Uhmm maybe Rizki and Obik was a couple before. Nevermind about this one. One day Obik said something that I didn't understand. "Go F*ck Your Self". Till now I don't know what does it mean. Because I just know "Go F*ck Sodor" like the picture bellow. Hehehe
Kok jadi absurd gini dalam mendeskripsikan si Obik. Hehehe makulum lah.
Rizki - @rwizki
Nggak ada komentar tentang orang yang satu ini. Langsung Inggris aja.
When I ask where is Rizki to Obik, Obik said that Rizki in the deepest of sadness now. He is depression. He is chaos. I want to know why. And finally, in twitter I get the problem. Like usually, Rizki never use his brain to think, he never use it to do something. He changes the principle of traveling "collect moments, not things" become "collect moments, buy a thing, think about it, then crying"
A moment when he has not realize what will happen next.
He bought the most unimportant thing, he bought that hat and one silly mask. And total for their price is 15 SGD or 15 Singapore Dollar. Let's think about this one.
1 SGD is 7.717 IDR (Indonesia Rupiah) so,
15 IDR is same with 115.756 IDR.
That's amazing! I don't know that stay in different country can change the way of think. Wow, in Singapore his stupidity increase rapidly. Poor you boy. Your money will be very useful if you use it wisely.
Hehehe that's all... XD but they all still stay in Singapore for 2 days later. Fiuhhh.
Uhmmm their last tweet make me envy. They tweet in the same time. They are eating in same restaurant. BBQ retaurant. In my life-time I never eat BBQ even once. I ever taste BBQ in... Chitato BBQ Flavour. :'(
Noh liat! Waktu mereka update aja sampe urut
Rizki updates stupidly
Obik updates elegantly
Her ava is beautiful. Ehm wait! Okay, Aldea updates randomly
And I update simply :')













wah seru yah..wah ada si riski,
BalasHapusaku juga riski looo...
salam kenal ya kawancut..
Hhehe iya salam kenal kawancut. Nama situ juga ada "Riski" nya ya. :))
Hapus